Psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi meminta orang tua mendampingi anaknya saat mengakses media sosial untuk mencegah terpapar konten pornografi, termasuk video tersebut. "Kalau memberikan anak akses media sosial, orang tua harus mendampingi karena ada beberapa ortu merasa anaknya bisa dipercaya akses media sosial. Padahal, kalau anak mengakses konten pornografi termasuk video itu terus-menerus bisa merusak pikiran anak," ujar Ratih saat dihubungi Republika, Senin (9/11) lalu. Kemudian, kalau anak sudah terpapar pornografi dan mengalami adiksi maka dia bisa menjadi tidak fokus, produktivitas menurun atau sering marah-marah. Bahkan, Ratih menyebutkan anak kecanduan pornografi bisa memunculkan pikiran mesum atau bayang pornografi menghantui karena sudah terstimulasi nonton video tersebut.
Source: Republika November 09, 2020 21:45 UTC