REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari, Selasa (10/3/2026), menyatakan Qatar tidak memutus saluran komunikasi dengan Iran. Tetapi, sejak dimulainya eskalasi terbaru terkait Iran hanya ada satu panggilan telepon antara diplomat tertinggi kedua negara tersebut. "Saluran komunikasi dengan Iran tidak terputus, tetapi saat ini kami fokus pada upaya deeskalasi," kata Al-Ansari dalam konferensi pers. Meskipun Qatar sebelumnya pernah berperan sebagai mediator antara Iran dan Amerika Serikat, Al-Ansari mengatakan Qatar tidak lagi dapat menjalankan peran itu karena harus memfokuskan diri pada upaya menangkis serangan Iran terhadap wilayahnya. Pada hari pertama operasi militer tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan dibom.
Source: Republika March 10, 2026 17:08 UTC