Realitarakyat.com – Satuan Tugas Penanganan dan Pengendalian COVID-19 Provinsi Papua meminta, kepada fasilitas kesehatan di tingkat paling bawah, yakni puskesmas, mampu melakukan pemetaan terhadap warga binaan masing-masing terkait penyebaran varian omicron. “Penanganan pasien COVID-19, dipersiapkan mulai dari fasilitas kesehatan di tingkat paling bawah, yaitu puskesmas,” katanya, Senin (7/2). Dia menjelaskan, hingga 4 Februari 2022, jumlah kasus COVID-19 di Papua mencapai 618, padahal pada 28 Januari 2022 jumlahnya baru mencapai 85 kasus. “Hal ini yang kemudian menunjukkan indikasi adanya kemungkinan transmisi lokal omicron di Papua terus terjadi,” katanya. Dia menambahkan, untuk memastikan kasus tersebut merupakan omicron harus melalui pemeriksaan dan varian ini sudah ada di Papua di mana penularan awalnya diduga kasus impor, ternyata transmisi lokal dan pola penularannya kini terjadi menyerupai kasus omicron.
Source: Jawa Pos February 07, 2022 23:17 UTC