MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 240,1 triliun pada akhir Maret 2026; atau setara 0,93 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca IklanPurbaya menjelaskan, defisit anggaran terjadi seiring dengan belanja pemerintah yang besar sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menjelaskan pertumbuhan belanja negara selama kuartal pertama tahun ini sebesar 31,4 persen yakni senilai Rp 815,0 triliun atau setara 21,2 persen terhadap APBN. Adapun penerimaan pajak tumbuh 10,5 persen secara tahunan atau sebesar Rp 574,9 triliun hingga kuartal pertama tahun ini. Dengan selisih pendapatan dan belanja negara, Kementerian Keuangan mencatat keseimbangan primer sebesar Rp 95,8 triliun.
Source: Koran Tempo April 06, 2026 14:49 UTC