Penopang utamanya berasal dari penerimaan pajak yang mengalami pertumbuhan hingga 30 persen. Kinerja ini terutama ditopang oleh penerimaan pajak yang tumbuh tinggi mencapai 30,8 persen (yoy),” ujar Purbaya dalam rapat kerja terkait kinerja penerimaan negara bersama Komisi XI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Berbeda dengan penerimaan pajak yang mengalami pertumbuhan positif, penerimaan bea dan cukai serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sama-sama mengalami kontraksi. Penurunan penerimaan PNBP, kata Purbaya, disebabkan tidak berulangnya setoran dividen perbankan sebesar Rp 10 triliun pada tahun sebelumnya. “Gambaran penerimaan pajak bulan Januari ini menunjukkan bahwa tampaknya memang pembalikan arah ekonomi sedang terjadi sehingga pendapatan pajaknya tumbuh dibandingkan tahun lalu,” kata Purbaya.
Source: Republika February 04, 2026 16:49 UTC