REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis kandungan dr Ganot Sumulyo mengatakan puasa Ramadhan berpotensi mendukung kesehatan reproduksi dan meningkatkan peluang keberhasilan program hamil (promil). Manfaat tersebut dapat dirasakan baik oleh perempuan maupun laki-laki jika puasa dijalani dengan pola makan dan gaya hidup yang tepat. Dia menjelaskan, puasa berpengaruh terhadap keseimbangan hormon reproduksi dan fungsi organ-organ penting, termasuk ovarium. Menurut dr Ganot, puasa dapat membantu menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron serta mendukung proses ovulas yang lebih sehat melalui penurunan resistensi insulin. Freepik)Selain pada perempuan, puasa juga berdampak positif terhadap kesehatan reproduksi pria, terutama pada mereka yang mengalami obesitas, resistensi insulin, atau kadar testosteron rendah.
Source: Republika February 20, 2026 13:00 UTC