JawaPos.com - Terbongkarnya pesta gay di Surabaya pada Minggu dini hari (30/4), membuat aktifitas penyuka sesame jenis menjadi sorotan masyarakat. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Sylvia Kurniawati Ngonde menilai pesta gay tersebut dari perspektif antropologi dan psikologi komunitas. "Kalau mereka tidak diberi ruang jadinya malah akan sembunyi-sembunyi seperti itu," tambah perempuan berusia 47 tahun tersebut. "Mereka (LGBT) tetap harus diberi edukasi, mulai kesehatan, pergaulan, berada di tengah masyarakat, ketrampilan, tidak boleh mengajak untuk jadi seperti mereka. Pemerintah harus bisa memberikan perhatian.Misalnya saja dengan memberikan informasi soal asuransi maupun BPJS.
Source: Jawa Pos May 03, 2017 02:15 UTC