Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, proyek pembangunan Ibu Kota Negara masuk dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira berpendapat, masuknya anggaran IKN dalam PEN sangat tidak relevan. “Kalau anggaran di alokasikan ke IKN, tentu ini sangat berdampak negatif ke pemulihan ekonomi,” kata Bhima saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (19/1). Selain itu, jika tujuannya menyerap tenaga kerja, bukanlah dari proyek pembangunan IKN namun melalui insentif UMKM. Disamping itu, pemerintah perlu juga pastikan bahwa utang di APBN tidak meningkat signifikan akibat kesalahan alokasi anggaran di IKN.
Source: Jawa Pos January 19, 2022 07:19 UTC