TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Iran Ebrahim menyampaikan bahwa pihaknya siap melanjutkan negosiasi perjanjian nuklir (JCPOA) yang belum rampung hingga sekarang. Perjanjian Nuklir Iran sendiri, dikenal juga sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), adalah kesepakatan yang diteken delapan negara di tahun 2015. Tujuannya, memastikan program pengayaan nuklir Iran ditekan hingga 3,67 persen. Hal itu yang menjadi landasan negosiasi perjanjian nuklir Iran sekarang. Baca juga: Iran Tunggu Ebrahim Raisi Memimpin, Negosiasi Perjanjian Nuklir Bakal MolorISTMAN MP | REUTERS
Source: Koran Tempo September 05, 2021 09:22 UTC