Presiden FIFA Gianni Infantino mengutuk tindakan sejumlah pemain Senegal yang meninggalkan lapangan saat final Piala Afrika di Rabat, Maroko. Keputusan ini memicu protes besar dari pemain Senegal hingga membuat mereka meninggalkan lapangan. Namun, Infantino menegaskan bahwa tindakan meninggalkan lapangan dan kekerasan di tribun adalah hal yang tidak bisa ditoleransi dalam sepak bola. Dari sisi Senegal, pelatih Pape Thiaw meminta maaf akibat keputusan emosional yang memicu pemainnya meninggalkan lapangan. Pemain Senegal meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.
Source: Media Indonesia January 19, 2026 18:39 UTC