TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Banten meringkus tiga orang pembuat madu palsu di Kabupaten Lebak Banten. Madu palsu yang kerap diklaim sebagai madu asli dari Baduy itu telah dijual dengan omset hingga miliaran rupiah. Padahal tidak mengandung madu sama sekali," kata kata Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar kepada wartawan di halaman Polda Banten, Selasa 10 November 2020. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Rabu, 4 November 2020 melakukan penyelidikan di wilayah Banten. Kemudian, 1 drum cairan madu siap jual 300 liter, 2 drum cairan madu siap jual 100 liter, 1 drum cairan madu siap jual 20 liter, 16 jeriken cairan madu siap jual 30 liter, 40 karung berisi botol beling kosong ukuran 500 ml, 3 karung tutup botol, serta peralatan produksi.
Source: Koran Tempo November 10, 2020 17:48 UTC