JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan satu dokter forensik TNI turut bergabung dalam tim ekshumasi dan otopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Andika mengungkapkan, dokter forensik berinisial F tersebut berasal dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Dipilih PDFISelain itu, Andika mengungkapkan bahwa dirinya tak menunjuk langsung dokter F untuk ikut proses ekshumasi dan otopsi jenazah Brigadir J.Menurutnya, dokter F justru dipilih oleh Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) yang berisi dokter senior, kompeten, dan menjaga kode etik. Baca juga: Update Kasus Brigadir J: Dugaan Ancaman Pembunuhan Juni 2022 dan PrarekonstruksiUntuk itu, Andika menegaskan, terpilihnya dokter F bukan karena atas penilaiannya sebagai pemimpin tertinggi institusi TNI. Baca juga: Kapolri Tunjuk Brigjen Anggoro Sukartono Jadi Plh Karopaminal Buntut dari Kasus Brigadir JAndika juga mempersilakan jika PDFI ingin menambah dokter forensik dari TNI.
Source: Kompas July 25, 2022 03:59 UTC