TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha melunak menghadapi demonstrasi penentang pemerintahannya. Meski aksi unjuk rasa terus meluas hingga ke seluruh negeri, ia hanya menyampaikan agar kegiatan itu dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Sebelumnya, Prayuth Chan-ocha mendapat kecaman setelah polisi menggunakan cara-cara kekerasan untuk membubarkan demonstran seperti menembakkan meriam air di persimpangan Pathumwan, Jumat pekan lalu. Di Khon Kaen, ratusan mahasiswa berkumpul di luar Khon Kaen Witthayon menuntut semua aktivis dibebaskan. Sekitar seribu mahasiswa dilaporkan menghadiri rapat umum di Universitas Chiang Mai pada Ahad kemarin.
Source: Koran Tempo October 19, 2020 06:56 UTC