REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Para pakar memperingatkan dampak lingkungan akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran berpotensi bertahan hingga puluhan tahun. Kerusakan kilang minyak, fasilitas energi, hingga infrastruktur sipil disebut menghasilkan polusi beracun yang mengancam kesehatan manusia dan ekosistem dalam jangka panjang. Serangan terhadap fasilitas minyak, pangkalan militer, dan bangunan sipil menghasilkan racun kimia, logam berat, serta pencemar udara dan air yang berdampak luas, termasuk terhadap sektor pertanian. Direktur United Nations University Institute for Water, Environment and Health Kaveh Madani mengatakan, kebakaran fasilitas energi menjadi sumber utama pencemaran. Weir mengatakan dampak serangan di fasilitas militer juga sulit diukur karena banyak lokasi runtuh dan tertimbun tanah.
Source: Republika March 27, 2026 02:30 UTC