REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Laporan dan analisis Barat mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran tidak berjalan sesuai rencana yang disusun di Washington dan Tel Aviv. Sebaliknya, Teheran menunjukkan kemampuan untuk menahan guncangan, meningkatkan biaya konfrontasi bagi lawan-lawannya, dan mengubah ketahanan semata menjadi keuntungan politik dan moral. Dalam konteks ini, analisis media Barat dan Israel menyimpulkan satu hal: pihak Amerika dan Israel salah memperhitungkan daya tahan Iran, serta salah memahami dampak perang terhadap situasi dalam negeri Iran dan kawasan secara keseluruhan. Berikut ini sejumlah kesalahan AS dan Israel sejak memulai perang dengan Iran, sebagaimana dikutip dari Aljazeera, Rabu (25/3/2026). Pertama, kartu tekanan IranSurat kabar Washington Post menunjukkan salah satu aspek utama dari kesalahan penilaian tersebut adalah asumsi bahwa keunggulan militer akan segera mendorong Iran untuk menerima jalan keluar negosiasi dengan syarat-syarat Amerika dan Israel.
Source: Republika March 25, 2026 16:02 UTC