Mereka adalah kelompok perampok yang tidak takut beraksi di keramaian. Hal tersebut terlihat dalam sidang Rabu (21/9) di Pengadilan Negeri Surabaya. Tubuh mereka terlihat kaku. Ketika hakim menanyakan tuntutan tersebut, mereka tidak langsung merespons. Setelah hakim menanyai satu per satu, mereka baru berani berbicara.
Source: Jawa Pos September 22, 2016 08:15 UTC