REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Gidion Arief Setyawan mengungkapkan pekerjaan warga Taiwan penyelundup sabu satu ton di Anyer yang diungkap polisi Kamis (13/7) lalu. "Pekerjaan dia sehari-hari di Taiwan kan sebagai kuli, pekerja kasar," kata Gidion saat berbincang dengan wartawan di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Sabtu (15/7). Gidion menerangkan, para penyelundup itu mengambil risiko melakukan pekerjaan yang berbahaya. "Kalau yang ini uang muka, hanya untuk biaya hidup disini, biaya hidup disini itu yang biayai yang jangkung itu yang ditembak mati," katanya lagi. Polisi mengamankan empat pelaku penyelundup sabu satu ton di Anyer beberapa waktu lalu.
Source: Republika July 15, 2017 13:52 UTC