TEMPO/Seto WardhanaTEMPO.CO,�Yogyakarta�- Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Ma’arif menegaskan, aksi terorisme menggunakan bom bunuh diri, yang terjadi di Gereja Santo Yoseph di Medan, dilakukan kelompok yang menganut teologi maut. Ini, kata Syafii Ma'arif, hanya akan merusak citra Islam. Baca: Pelaku Peledakan Bom di Medan Mencoba Tikam PastorPelaku bom pada 28 Agustus bernama Ivan Armandi Hasugian, menurut Syafii, tak hanya merusak citra Islam, tapi juga menampar rasa kemanusiaan. Syafii prihatin dengan pelaku bom bunuh diri yang ternyata masih remaja, yang otaknya sudah dicuci secara luar biasa. Baca: Pelaku Peledakan Bom di MedanMenteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan aksi Ivan tidak berhubungan dengan jaringan terorisme internasional.
Source: Koran Tempo August 29, 2016 08:03 UTC