Pasalnya, para pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh atau disebut penyintas, kerap mengalami long covid, bahkan hingga berbulan-bulan. Dalam sebuah studi baru, Guck dan rekan peneliti menganalisis darah pasien. “Hingga saat ini, perubahan fisik sel darah belum dianggap berperan dalam oklusi vaskular terkait Covid-19 dan kerusakan organ,” lanjutnya. Secara total, lebih dari 4 juta sel darah yang diambil dari orang-orang ini dijalankan melalui sistem RT-DC. Kemudian, sel darah mereka juga menunjukkan lebih sedikit deformabilitas yang bisa memengaruhi kemampuan mereka untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Source: Republika July 06, 2021 13:07 UTC