REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebutkan pertumbuhan ritel sepanjang periode Ramadhan dan Lebaran tahun ini lebih rendah dibanding 2016. Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey menyebutkan, kalangan pengusaha ritel melihat adanya staganasi pertumbuhan ritel pada pekan pertama dan kedua Juni ini. Ia memandang, secara umum pertumbuhan bisnis ritel akan sulit tembus di atas 5 persen pada Juni ini. Roy mengungkapkan bahwa kinerja pertumbuhan ritel yang melambat sudah terlihat sejak awal 2017. Maret 2017 pertumbuhan ritel sempat melonjak ke angka 5,6 persen, namun kembali menurun ke angka 4,1 persen di April.
Source: Republika June 28, 2017 00:11 UTC