"Saya lebih suka berada di penjara daripada di tempat ini, setidaknya di penjara saya tak perlu khawatir mengenai makanan dan tempat tinggal," kata Amnesty mengutip wanita tersebut. Ia tinggal di di kamp selama lebih dari satu dekade, setelah melarikan diri dari rumahnya di Provinsi Parwan. Amnesty mengutip seorang wanita berusia 50 tahun yang tinggal di barat Afghanistan yang mengatakan, binatang saja tak akan tinggal di tempat mereka. Laporan juga mengutip seorang ibu tujuh anak yang tinggal di sebuah kamp di Kabul, Farzana. Amnesty mengatakan, pengungsi Afghanistan tak memiliki tempat tinggal yang layak, makanan, air, akses ke pelayanan kesehatan, pekerjaan dan pendidikan.
Source: Republika May 31, 2016 07:30 UTC