Pengamat politik, Yusfitriadi mengatakan, posisi Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, tampak sudah final hampir pasti tidak jadi capres. Semua itu ditambah elit-elit Partai Golkar, termasuk Airlangga Hartarto sendiri, mulai terkena terpaan kasus-kasus hukum. "Sangat mungkin gangguan-gangguan hukum ini sama dengan gangguan hukum kepada Johnny G Plate (mantan Menkominfo dari Partai Nasdem)," ujar Yus. "Masalahnya, apakah tawaran Golkar harga mati atau tidak untuk Airlangga cawapres, kalau harga mati kemungkinan PDIP tidak mau. "Di sisi lain, kalau Golkar lewat, tidak diambil PDIP, kemungkinan lari ke Prabowo atau KKIR, itupun kalau Airlangga diambil sebagai cawapres," kata Yus.
Source: Republika July 29, 2023 13:27 UTC