Kualitas prajurit TNI harus unggul dibandingkan dengan prajurit negara-negara lain. Dikatakan, kualitas prajurit TNI juga harus ditingkatkan untuk mengawaki teknologi militer terkini, seperti pemanfaatan sistem unmanned (tanpa awak), baik berupa robot maupun artificial intelligent, dan cyber defense. Para prajurit TNI harus mampu berinteraksi dengan sesama prajurit yang asalnya 100% manusia, 50% robot, dan bahkan yang berasal 100% robot. Kualitas prajurit TNI berikutnya yang harus ditingkatkan adalah kemampuan akademik, baik di bidang metodologi cara berpikir maupun di bidang komunikasi. “Kuncinya hanya satu dalam menyiapkan keunggulan SDM prajurit TNI, yakni semua lembaga pendidikan TNI harus mencapai akreditasi nasional dan internasional,” ujarnya.
Source: Suara Pembaruan October 04, 2019 23:26 UTC