Purkon mengakui aksi unjuk rasa ribuan orang dari kalangan oposisi belakangan memang merebak ke banyak kota di negara itu. Otoritas keamanan Iran, pun menangkapi ribuan orang, dan mengeklaim menangkap banyak mata-mata dari Israel yang turut ambil bagian dalam demonstrasi-demonstrasi kerusuhan di negara itu. Pada Jumat (9/1/2025) dan Sabtu (10/1/2026) aksi tandingan dari kelompok massa yang mendukung pemerintahan Iran, pun turun ke jalan. Menurut dia, jika kelompok pendukung pemerintah sudah turun ke jalan menandingi massa oposisi, artinya situasi keamanan dan krisis politik di Iran mulai mereda. “Biasanya kalau sudah aksi massa (tandingan) begitu, kondisinya akan mereda,” ujar Purkon.
Source: Republika January 13, 2026 14:28 UTC