REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Penasihat kebijakan luar negeri untuk kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump, George Papadopoulos, mengatakan, pemerintahan Trump tidak memiliki kepentingan untuk berkonflik dengan Iran secara berlarut-larut. Termasuk, sambung dia, karena potensi dampaknya pada situasi politik domestik di Amerika menjelang pemilihan paruh waktu 2026. Pemilihan paruh waktu di AS akan berlangsung pada 3 November 2026, di mana akan melibatkan pemilihan kembali seluruh Dewan Perwakilan Rakyat dan sepertiga dari Senat. Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Bahkan, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Khomeini ikut menjadi korban dalam serang mendadak itu.
Source: Republika March 26, 2026 06:06 UTC