JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi merupakan catatan buruk upaya pemberantasan korupsi. Firli menyebut, penangkapan terhadap pria yang karib disapa Pepen mengindikasikan bahwa masih ada pejabat-pejabat daerah yang terlibat praktik korupsi. “Kemarin kita melakukan tangkap tangan salah satu kepala daerah, yaitu Wali Kota Bekasi. Ini adalah catatan buruk terkait dengan upaya-upaya kita untuk pemberantasan korupsi, karena masih ada yang terlibat praktik-praktik korupsi,” kata Firli di Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1). Mereka yang diamankan di antaranya, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Bekasi dan sejumlah pihak swasta.
Source: Jawa Pos January 06, 2022 06:30 UTC