Pemerintah DKI Kaji Kemungkinan Kembali Penerapan Sanksi Progresif - News Summed Up

Pemerintah DKI Kaji Kemungkinan Kembali Penerapan Sanksi Progresif


Pelanggar protokol kesehatan saat menunggu sidang di tempat saat terjaring dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Jati Padang, Jakarta, Kamis, 17 September 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman WTEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta sedang mengkaji kembali kemungkinan menerapkan sanksi progresif untuk warga yang mengulang pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan individu maupun badan usaha. Dalam regulasi itu belum tertuang aturan sanksi progresif bagi pengulangan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan individu maupun badan usaha. Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan memasukkan sanksi progresif. Menurut dia, tidak tepat menghilangkan sanksi progresif saat kasus Covid-19 semakin tinggi akibat ketidakpatuhan masyarakat.


Source: Koran Tempo January 27, 2021 09:32 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */