REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemberdayaan petani perempuan menjadi faktor penting dalam memperkuat swasembada dan ketahanan pangan nasional. Momentum peluncuran bertepatan dengan penetapan 2026 sebagai Tahun Internasional Petani Perempuan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Perwakilan petani perempuan, Annisa, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kepercayaan diri perempuan di sektor pertanian. FAO memperkirakan hasil panen dapat meningkat hingga 30 persen jika petani perempuan memperoleh akses setara terhadap teknologi dan sumber daya. Melalui PUTRI Petani MAJU, Syngenta berkomitmen meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertanian yang inklusif dan berkelanjutan demi percepatan swasembada serta ketahanan pangan nasional.
Source: Republika February 24, 2026 05:49 UTC