REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelaku penyerangan di museum Louvre akhirnya buka mulut soal motif aksinya, Selasa (8/2). Menurut pengakuannya, Abdullah Reda al-Hamahny hanya ingin merusak lukisan dan membalas dendam atas orang-orang Suriah. Ia membawa cat semprot di tas punggungnya untuk melancarkan aksi. Ia ingin merusak lukisan di museum terkenal dunia tersebut sebagai pesan. "Pelaku mengatakan ingin membalas dendam untuk orang-orang Suriah," kata sumber penyelidikan anonim.
Source: Republika February 08, 2017 00:33 UTC