TOKYO, KOMPAS.com - Vanilla Air menyampaikan permintaan maaf, karena memaksa seorang pria lumpuh yang menggunakan kursi roda, merangkak meniti tangga demi naik ke pesawat. Saat itulah, seorang karyawan maskapai penerbangan murah itu mengatakan, berdasarkan peraturan perusahaan, tak ada orang yang diijinkan untuk mengantar penumpang menaiki tangga pesawat. Padahal, maskapai anak perusahaan All Nippon Airways itu, tidak memiliki lift untuk memindahkan penumpang penyandang cacat dari landasan ke pintu pesawat. Maskapai ini sebelumnya juga melarang penumpang yang tidak dapat berjalan kaki untuk ikut dalam penerbangan, karena dianggap berbahaya. Selain itu disebutkan, karyawan JAL akan menawarkan bantuan itu bagi penumpang yang membutuhkan bantuan, jika tidak ada lift yang tersedia.
Source: Kompas June 28, 2017 09:44 UTC