REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD— Pakistan menginginkan jaminan dari Amerika Serikat bahwa pasukannya yang kemungkinan akan dikirim ke Gaza sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional akan bertugas dalam misi perdamaian dan tidak terlibat upaya melucuti senjata gerakan perlawanan Islam (Hamas). Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dijadwalkan menghadiri pertemuan resmi pertama Dewan Perdamaian yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump di Washington besok, Kamis, bersama dengan delegasi dari setidaknya 20 negara. Izinkan saya menjelaskan bahwa pasukan kami hanya dapat menjadi bagian dari misi perdamaian di Gaza.”Dia menambahkan, “Kami tidak akan terlibat dalam peran lain, seperti melucuti senjata Hamas. Para analis mengatakan, bergabungnya Pakistan akan memperkuat pasukan multinasional berkat tentara berpengalaman yang pernah berperang dengan India dan menghadapi pemberontakan. “Kami dapat mengirim beberapa ribu tentara kapan saja, tetapi kami perlu mengetahui peran yang akan mereka ambil,” kata sumber tersebut.
Source: Republika February 19, 2026 10:15 UTC