Direktur Bisnis Regional Sumatra PLN Amir Rosidin mengatakan perbaikan kinerja PLN pada 2015, mengantarkan perseroan mencetak laba bersih sebesar Rp 15,6 triliun. Sampai laporan keuangan tahun buku 2015 diterbitkan, OJK belum memberikan persetujuan atas permohonan PLN tersebut," katanya menambahkan. Sedangkan, revaluasi aset yang dilakukan pada 31 Desember 2015 menghasilkan kenaikan aset tetap sebesar Rp 653,4 triliun. Kantor akuntan publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (PWC) belum sepakat dengan hasil re-assessment ISAK 8 yang dilakukan PLN, sehingga laporan keuangan PLN tahun buku 2015 diterbitkan dengan Opini Wajar dengan Pengecualian (Qualified Opinion). Selain itu, penerapan ISAK-8 telah meningkatkan beban keuangan negara yaitu kenaikan subsidi listrik sekitar Rp 2 triliun per tahun dan penurunan potensi penerimaan negara dari dividen.
Source: Republika June 29, 2016 12:00 UTC