refugeeaction.org.auTEMPO.CO, Sydney - Polisi Indonesia menangkap otak penyelundupan manusia ke Australia bernama Abraham Louhenapessy atau disapa Kapten Bram di Jakarta Barat, Jumat, 23 September 2016.�Aparat Australia seperti dikutip dari Channel News Australia, Sabtu, 24 September 2016, menyambut penangkapan Louhenapessy yang sejak 1999 menjadi buruan aparat Australia. Louhenapessy ditangkap atas upayanya mengirimkan 65 orang yang kebanyakan warga Sri Lanka pencari suaka ke Australia melalui Indonesia pada 2015. Keenan pun menyatakan akan melanjutkan kerja samanya dengan mitra regional Australia untuk memberangus penyelundupan manusia ke Australia. Untuk menghentikan penyelundupan manusia, Australia telah memberlakukan kebijakan pencari suaka yang ketat. Australia akan menghadang kapal-kapal di laut dan kapal pencari suaka yang menuju Australia untuk dibawa ke kamp detensi di Nauru di Papua Nugini.
Source: Koran Tempo September 24, 2016 07:07 UTC