AP PhotoTEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan Israel tak dapat secara permanen menduduki dan menetap di tanah Palestina. Obama melanjutkan bahwa kedua belah pihak akan mendapatkan keuntungan, jika Israel mengakui tidak dapat secara permanen menempati tanah Palestina, dan jika Palestina menolak hasutan dan mengakui legitimasi Israel. “Israel harus mengakui tidak dapat secara permanen menduduki dan mendiami tanah Palestina,” kata Obama pada Selasa lalu. Setelah pidatonya itu, Obama akan bicara mengenai kekhawatirannya tentang kegiatan pemukiman Israel di tanah Arab, selama pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York, Rabu lalu. Adapun Obama selama menjadi Presiden Amerika Serikat berulang kali mencoba membuat perjanjian damai antara Israel dan Palestina, namun selalu mengalami kegagalan.
Source: Koran Tempo September 21, 2016 21:33 UTC