Penggunaan pelindung wajah, masker, pengaturan jarak serta pembersihan dengan disinfektan merupakan persiapan menuju era normal baru di dunia usaha pariwisata Bali. Johannes P. ChristoTEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi belum menentukan tanggal pasti pembukaan destinasi wisata di masing-masing daerah khususnya menyongsong era new normal ini. Kementerian yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan itu memastikan kebijakan tersebut masih akan menunggu perkembangan kurva penyebaran virus corona. Setelah kondisi memungkinkan, destinasi wisata akan diaktifkan secara bertahap. Untuk mendukung pelaku wisata dan ekonomi kreatif memulihkan kondisinya pasca-pandemi, pemerintah telah menyiapkan bantuan insentif pemerintah (BIP) 2020 senilai Rp 24 miliar.
Source: Koran Tempo June 13, 2020 01:18 UTC