Peserta BPJS Kesehatan tengah mengurus kelengkapan administrasi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pasar Minggu, Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020. Tempo/Tony HartawanTEMPO.Co, Jakarta-Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan kebijakan kelas tunggal untuk peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa menekan defisit yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar menuturkan penyesuaian kelas tunggal bisa menekan defisit BPJS Kesehatan. Penerapan kelas tunggal bisa menekan kecurangan atau fraud dalam penetapan tarif Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs) untuk klaim rumah sakit. "Adanya kelas tunggal bisa saja ada kecurangan baru, misalnya orang baru pulang diminta masuk (RS) lagi biar bisa berkali-kali (bayar) karena sumber pendapatan rumah sakit mungkin berkurang dengan adanya kelas standar atau tunggal," ujar Timboel.
Source: Koran Tempo June 15, 2020 00:45 UTC