REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kalinya mengakui serangan negaranya bersama Amerika Serikat (AS) menggandeng negara-negara regional dalam serangan ke Iran. Serangan AS ke Iran memang dimungkinkan dengan keberadaan pangkalan militer AS di negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Saudi, Qatar, dan Irak. Netanyahu dalam keterangannya juga memuji hubungannya dengan Trump di tengah kampanye pemboman AS-Israel yang sedang berlangsung di Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Presiden Donald Trump sebelum keberangkatan presiden dari Bandara Internasional Ben Gurion Israel pada 23 Mei 2017. '”Berkebalikan dengan yang ia katakan, kepemimpinan Netanyahu bersama Trump belakangan jadi kekuatan perusak stabilitas terbesar di dunia.
Source: Republika March 13, 2026 00:00 UTC