REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Beberapa negara meminta warganya untuk meninggalkan Iran, dan mulai menarik anggota keluarga diplomat dan pegawai non-esensial dari beberapa lokasi di Timur Tengah. Selain itu mereka juga menyarankan warganya untuk menunda perjalanan ke wilayah tersebut, sebagai antisipasi serangan Amerika Serikat terhadap Teheran. Putaran baru negosiasi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Teheran dalam sidang di depan Kongres, Rabu dini hari, berusaha memiliki senjata nuklir. Dia juga menuduh Iran mengembangkan rudal balistik yang mampu mencapai Amerika. Trump mengatakan bahwa dia tidak akan membiarkan penyokong terorisme terbesar di dunia ini memiliki senjata nuklir, sementara Teheran menegaskan haknya untuk mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai.
Source: Republika February 27, 2026 03:29 UTC