REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Asosiasi Profesi Exspor Nusa Tenggara Barat siap mengekspor sebanyak 8.000 topeng terbuat dari kayu ke Amerika Serikat (AS). Sejumlah topeng tersebut sudah dipesan oleh pembeli dari Amerika. Pesanan yang datang dari pembeli di AS, kata Anhar, merupakan yang pertama kali sejak industri kerajinan topeng di Pulau Lombok, mengalami keterpurukan karena kalah bersaing dengan Bandung dan Yogyakarta. Topeng dari kayu jenis albasia cukup diminati pembeli karena tidak bisa retak, tingkat kekeringan bagus dan tidak berdampak pada kondisi cuaca apa pun. Pasar topeng di Amerika Serikat, adalah pasar lama.
Source: Republika September 24, 2016 10:18 UTC