TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar November hingga Desember menjadi waktu musim telur ular menetas sesuai proses siklus biologi alaminya. Sebagian induk ular meninggalkan telurnya di sekitar hunian warga setelah musim kawin hewan melata itu. “Induk ular tidak mengerami telurnya,” kata Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rachmat, lewat keterangan tertulisnya, Senin, 9 November 2020. “Induk ular secara insting akan menaruh telurnya di lokasi yang banyak makanan ular,” ujar dia. Makanan atau mangsa ular seperti cacing, jangkrik, kadal, kodok, tikus, hingga burung, terhitung masih banyak di sekitar rumah.
Source: Koran Tempo November 09, 2020 06:11 UTC