Dokter hewan, Ferdi Fathurohman mengatakan, hewan yang akan dijadikan kurban, baik sapi maupun kambing, harus yang sehat. Kesehatan hewan bisa dilihat dari mata yang cerah dan mengkilat (tidak kering), hidung tidak ingusan dan cenderung lembab. (Paksi Sandang Prabowo/Kaltara Pos/JawaPos.com)Dosen Politeknik Negeri Subang itu menerangkan, sebeneranya pemeriksaan hewan kurban bisa dilakukan dengan dua tahap. Sementara itu yang berhak melakukan pemeriksaan hewan kurban yaitu dokter hewan dan petugas dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan yang telah dilatih kesmavet (kesehatan masyarakat veteriner), dan kader atau petugas di luar dinas yang telah dilatih kesmavet. Untuk mempermudah masyarakat membedakan mana hewan kurban yang layak dibeli, tinggal dilihat saja hewan tersebut ada tanda layak jual atau tidak.
Source: Jawa Pos August 27, 2017 01:07 UTC