REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Militer AS dilaporkan menyiapkan kemungkinan perang panjang terhadap Iran selama beberapa pekan jika Presiden Donald Trump nantinya jadi memerintahkan serangan. Seusai serangan awal, AS meyakini Iran akan langsung membalas yang kemudian akan berlanjut pada saling balas serangan antara AS dan Iran hingga beberapa pekan. Adapun, Trump telah berulang kali mengancam akan kembali mengebom Iran. Di tengah proses diplomasi terkait program nuklir Iran itu, Pentagon mengirim armada tambahan ke Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah mengingatkan jika wilayah Iran diserang, mereka akan melancarkan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Source: Republika February 15, 2026 04:23 UTC