JawaPos.com – Pengurangan bahaya tembakau atau Tobacco Harm Reduction dengan produk tembakau alternatif dikatakan bisa mengurangi prevalensi perokok di Indonesia. Direktur Eksekutif Center for Youth and Population Research (CYPR) Dedek Prayudi menyebutkan, strategi pengurangan prevalensi perokok ini sudah terbukti di Inggris. Uki mengungkapkan, beragam produk tembakau alternatif sudah mulai beredar di pasaran Indonesia. Lalu tahap selanjutnya adalah diskusi terkait produk turunan atau produk tembakau alternatif yang digunakan. Namun bukan berarti produk tembakau alternatif ini bebas risiko sepenuhnya.
Source: Jawa Pos July 07, 2021 15:00 UTC