TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong sektor industri pengolahan karet alam semakin produktif, berdaya saing dan mampu melakukan diversifikasi produk. Ini merupakan potensi bagi kita untuk meningkatkan produktivitas sektor industri pengolahan karet nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan resmi Minggu, 14 Juni 2020. Dengan peringkat dua terbesar di dunia, kata Agus, industri pengolahan karet telah berkontribusi cukup besar terhadap perolehan devisa, hingga menembus sebesar US$ 3,422 miliar pada tahun 2019. “Kondisi ini berpengaruh pada kesejahteraan petani karet, menurunnya penghasilan bersih dari perusahaan karet dan menurunnya nilai ekspor,” kata Agus. Hal tersebut sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo yang ditindaklanjuti dengan penggunaan aspal karet untuk infrastruktur jalan.
Source: Koran Tempo June 14, 2020 14:15 UTC