Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengaku telah bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana di KTT ASEAN-Republic of Korea di Busan untuk membicarakan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Menlu Retno Marsudi berharap, pemerintah Filipina mengintensifkan pembebasan tiga WNI itu dari cengkeraman kelompok radikal itu. "Kita memohon meminta bantuan otoritas Filipina untuk dapat mengintensifkan upaya pembebasan tiga WNI dengan selamat," beber Menlu Retno. Seorang sandera dalam video yang mengaku bernama Samiun mengatakan, mereka ditangkap oleh kelompok Abu Sayyaf pada 24 September 2019. Dan kumpulan Abu Sayyaf meminta tebusan 30 juta Peso (sekitar Rp 8,3 miliar) agar kami dapat kembali lagi ke Indonesia,” kata Samiun dalam video yang beredar itu.
Source: Suara Pembaruan November 27, 2019 08:03 UTC