"Tidak ada pengalaman membangun power station, tidak ada jaringan, cuma dapat izinnya saja." Tempo/Avit HidayatTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli memaparkan sejumlah hal yang menjadi masalah dalam program listrik 35 ribu megawatt (MW). "Memang ribet, ada investor, tak ada uang tunai untuk membebaskan. Kedua, seandainya PLN bisa menyelesaikan hal ini dalam lima tahun, akan terjadi permintaan berlebihan, sehingga PLN harus membayar listrik yang dibangun, baik yang digunakan maupun yang tidak. Bayar sesuatu yang tak digunakan bisa menjadi masalah besar."
Source: Koran Tempo May 31, 2016 07:02 UTC