Sudah tidak terhitung berapa banyak perorangan, produk, atau perusahaan yang tumbang karena kena cancel culture dari netizen. Upaya untuk melakukan pemboikotan (cancel culture) lantas menggaung. Yang ketiga adalah cancel culture. Mengutip wawancara CNN Indonesia dengan psikolog sekaligus dosen Universitas Gadjah Mada, Koentjoro, cancel culture sama dengan boikot. Cancel culture biasanya digaungkan melalui media sosial, twitter atau dengan mengajukan petisi.
Source: Jawa Pos May 04, 2023 00:09 UTC