TEMPO.CO, Jakarta - Pernah dengar soal gaya hidup frugal? Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis, Ivan Christian Winatha, mengatakan menerapkan gaya hidup frugal berarti memprioritaskan pengeluaran yang penting versus tidak penting, tak berarti pelit. Menurutnya, gaya hidup frugal mengutamakan nilai suatu barang atau kualitas dibanding harga. "Dengan disiplin menerapkan gaya hidup frugal sejak dini kita akan terbiasa melakukan prioritas saat berbelanja, termasuk pada hal-hal yang dianggap penting pun tetap melakukan pertimbangan. Milenial perlu bijaksana untuk mengetahui perbedaan kebutuhan dan keinginan dan memilah mana yang harus dipenuhi segera dan yang masih bisa ditunda atau dihilangkan," papar Ivan terkait gaya hidup frugal.
Source: Koran Tempo March 12, 2021 07:07 UTC