BOGOR, KOMPAS.com - Peneliti terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya menyoroti kabar kematian anggota ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim, di Suriah. Menurut dia, kabar kematian Bahrun Naim masih spekulatif. Pihak keluarga Bahrun di Solo, lanjut Harits, juga belum menerima informasi soal kematian Bahrun Naim. Baca: Polisi Selidiki Kebenaran Kabar Kematian Bahrun Naim"Sebagian besar sudah bergeser ke Desa Aisyaroh, tepatnya di Distrik Al Mayadin, dekat Deur Zuer. Oleh sebab itu, Harits mendorong kepolisian melalui intelijennya benar-benar memastikan kabar kematian Bahrun demi memetakan kembali kekuatan kelompok radikal di dalam negeri.
Source: Kompas December 05, 2017 08:03 UTC