TEMPO.CO, Jakarta -Teka-teki seputar pergantian Panglima TNI kembali mencuat. Kepala Staf Presiden Moeldoko tak merespons pertanyaan Tempo ihwal bursa calon panglima TNI, sedangkan Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani mengaku tak tahu sejauh apa pembahasan pergantian panglima di Istana. Pergantian Panglima TNI, Khairul melanjutkan, juga merupakan hak prerogatif Presiden. Ia mengatakan semestinya semua pihak tak mendikte Presiden dalam menentukan panglima TNI yang baru. Untuk itu, ia menilai harus ada aliran yang kuat mulai dari Presiden, Menteri Pertahanan, panglima TNI, hingga para kepala staf.
Source: Koran Tempo September 05, 2021 10:41 UTC